Perang Dagang China dan Amerika Peluanng Bagi Indonesia

Medianarasi.com – Perang dagang antara China dengan Negara Paman Sam terus berlanjut, menurut Chief Economist PT Bank Central Asia Tbk  David Samual dikutip dari halaman Kompas.com mengatakan bahwa, perang dagang antara Amerika Serikat dan China masih panjang, diperkirakan Presiden AS Donald Trump akan kembali terpilih hingga 2024. Sedangkan Presiden China Xi Jinping kuat sebagai presiden seumur hidup.Jadi  selama dua penguasa ini memimpin kedua negara tersebut maka perang dagang ini masih lama, bisa sampai tahun 2024 perang dagang ini akan tetap berlangsung.

Menurut David perang dagang China dengan Amerika Serikat sebenarnya menguntungkan bagi Indonesia jika dapat menangkap peluang. Dengan berlangsungnya perang dagang AS maupun China keduanya akan mencari pasar baru untuk kegiatan ekspor dan impor dan kemungkinan besar pasar baru yang mereka mengincar adalah pasar ASEAN, termasuk Indonesia. Indonesia bisa ambil kesempatan besar ke depan untuk memanfaatkan ini.

David menambahkan bahwa untuk menarik diantara keduanya ada langkah-langkahnya diantaranya;  satu, Indonesia merebut perhatian AS maupun China untuk kontrak dagang yakni mulai mengidentifikasi perusahaan yang mau mengubah value chain. Dua, Eksportir bisa menggali informasi dari bank-bank kreditur dan menjalin hubungan baik. Tiga, menemui calon investor, pelaku usaha sudah siap menawarkan paket investasi. Empat, mengajak kepala daerah yang daerahnya potensial menjadi sasaran investasi saat menawarkan paket tersebut.

“Indonesia jangan samapai kalah cepat lagi dengan Malaysia, Vietnam, dan Thailand,2024 masih ada waktu mempersiapkan, mulai dari mapping, identifikasi,” lanjut David.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.