OCC: Peluang Investasi Perkapalan Untuk Maroka

Medianarasi.com- Bali. Our Ocean Conference (OCC) 2018 yang dilaksanakan di Bali sampai saat ini belum ada perjanjian atau memorandum of understanding (MoU) dengan negara-negera peserta OCC yang mengarah kepada industry perikanan. Indonesia banyak melakukan pembicaraan dengan Negara Maroka, pembicaraan atau diskusi itu banyak dilakukan dengan Negara Monako karena industri kapalnya bagus.  Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, dikutip dari halaman kumparan.com

Darmin menjelaskan kalau Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti tertarik kalau Monako melakukan sejumlah investasi di dalam negeri. Hanya saja, hal ini belum tertuang dalam perjanjian yang lebih serius, Monako menjadi negara yang dianggap paling menarik soal industri perkapalan nelayan. Darmin mengatakan kalau pemerintah memiliki niatan untuk memasok sejumlah kapal nelayan asal Monako, hanya saja kalau untuk biaya investasi ataupun ukuran kapal kami belum sampai sedetail itu.

Lewat gelaran OOC 2018, Darmin berharap agar permasalahan soal laut, seperti sampah, bisa teratasi. Sementara untuk ekonomi kelautannya sendiri, dia memaparkan belum terlalu melihat pembicaraan yang serius selain dengan Monako.

“Yah semoga lingkungan kelautan kita yang terkenal sampahnya banyak sekali bisa teratasi. Soal ekonomi kelautannya, ini kan negara yang datang juga sama-sama negara kelautan, jadi belum terlalu banyak pembicaraan selain dengan Monako tadi,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.