Korwil Foksi Yogyakarta Menyayangkan Agenda Umat ditumpangi Politik

Medianarasi.com– Yogyakarta. Reuni aksi 212 sudah selesai, tetapi tanggapan masyarakat terhadap acara tersebut berbeda-beda, bahkan agenda reuni alumni 212 silaturahmi umat Islam yang ditumpangi politik.

Moh.Rahmad selaku ketua Forum Komunikasi Santri Indonesia wilayah Yogyakarta mengomentari kegiatan reuni 212 dan menyayangkan dengan aksi yang di gelar pada hari minggu (2/12) tersebut yang ditumpangi oleh agenda-agenda politik, menurutnya kedatangan Prabowo-Sandi selaku calon presiden dan wakil presiden seakan acara tersebut kegiatan kampanye yang bertopeng reuni alumni 212.
Ada 5 poin yang disampaikan oleh imam besar reuni alumni 212 tersebut, diantaranya:
1. Seruan imam besar FPI Rizieq untuk memilih Pemimpin berdasarkan hasil dari Ijtima Ulama.
2. Pernyataan bahwa mengurus Negara jangan berbohong yang secara jelas di tujukan kepada rezim sekarang ini.
3. Tokoh-tokoh yang hadir merupakan anggota tim atau pemenangan Prabowo di pilpres 2019.
4. Di penghujung ceramahnya Rizieq shihab mulai menyuarakan bahwa sudah saatnya masyarakat (umat Islam) memilih atau 2019 ganti Presiden.
5. Munculnya probowo dalam acara tersebut yang menandakan ada isyarat politik ekplorasi calon.
pernyataan di atas merupakan salah satu bukti bahwa agenda reuni merupakan agenda yang ditumpangi politik, imbuhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.