Kepemimpinan Dalam Konsep Ki Hajar Dewantara Cocok Diterapkan Dalam Organisasi Mahasiswa

Oleh:

Syahrul Muharrom

Kepemimpinan sebagai suatu konsep manajemen dalam kehidupan organisasi memiliki posisi sangat penting yang selalu diterapkan dalam kehidupan organisasi. Kepemimpinan merupakan salah satu isu dalam manajemen yang masih cukup menarik untuk diperbincangkan hingga dewasa ini. Peran kepemimpinan yang sangat strategis dan penting bagi pencapaian misi, visi dan tujuan suatu organisasi, merupakan salah satu motif yang mendorong manusia untuk selalu menyelidiki seluk-beluk yang terkait dengan kepemimpinan. Diperlukan pemimpin dengan komiten yang kuat dalam menjalankan roda organisasi. Selain itu integritas juga diperlukan dalam memimpin.

Membahas perihal kepemimpinan tentu hal tersebut termasuk hal yang penting terlebih dalam organisasi kemahasiswaan. Karena dengan berorganisasilah akan muncul sosok-sosok pemimpin muda yang nantinya akan memimpin bangsa ini. pemimpin disini bukan hanya berarti sebatas seseorang yang memimpin rapat atau sidang melainkan seorag pemimpin yang asecara aktif dapat membawa organisasi yang ia pimpin mencapai tujuannya.

            Pemimpin adalah mereka yang mampu mempengaruhi, mengarahkan dan memotivasi orang lain/kelompok untuk mencapai tujuan. Dalam memimpin, seorang pemimpin membutuhkan spirit untuk senatiasa konsisten dalam berjuang. Termasuk dalam organisasi kemahasiswaan, pemimpin perlu memiliki spirit dan kemudian mengaktualisasikannya sebagaimana kondisi organisasi dan keadaan sekarang

Salah satu filosofi Jawa yang dikenal memiliki spirit trilogi kepimimpinan adalah filosofi ki Hadjar Dewantoro yakni “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri

Konsep yang ditawarkan oleh Ki Hadjar dewantara dapat dikatakan sebagai konsep kepemimpin yang paripurna atau bersifat menyeluruh yang aspek-aspeknya mencakup keteladanan, motivasi dan dorongan. 3 Konsep kepemimpinan yang ditawarkan oleh KI Hadjar Dewantara tersebut, diharap dapat diimplementasikan dalam tubuh organisasi kemahasiswaan.

Dalam bahasa Indonesia “pemimpin” sering disebut penghulu, pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, pengurus, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja, tua-tua, dan sebagainya. Sedangkan istilah Memimpin digunakan dalam konteks hasil penggunaan peran seseorang berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara.

walangkopo99.blogspot.

Istilah pemimpin, kemimpinan, dan memimpin pada mulanya berasal dari kata dasar yangsama “pimpin”. Namun demikian ketiganya digunakan dalam konteks yang berbeda.Pemimpin adalah suatu lakon/peran dalam sistem tertentu; karenanya seseorang dalam peran formal belum tentu memiliki ketrampilan kepemimpinan dan belum tentu mampu memimpin. Istilah Kepemimpinan pada dasarnya berhubungan dengan ketrampilan, kecakapan, dan tingkat pengaruh yang dimiliki seseorang; oleh sebab itu kepemimpinan bisa dimiliki oleh orang yang bukan “

Arti pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan, khususnya kecakapan/ kelebihan di satu bidang sehingga dia mampu mempengaruhi orang-orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu demi pencapaian satu atau beberapa tujuan. Pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki kecakapan dan kelebihan – khususnya kecakapan-kelebihan di satu bidang , sehingga dia mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu beberapa tujuan. (Kartini Kartono, 1994 :

Dari sekian banyak konsep kepemimpinan bapak pendidikan indonesia ki hajar dewantara telah mengemukakan 3 konsep yaitu “Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani”. Dan konsep tersebut mencakup semua hal dalamorganisasi.

“Ing Ngarsa Sung Tuladha”. (di depan memberi

Sebagai pemimpin terkadang kita harus ada didepan untuk memimpin para angota kita, seorang pemimpin memang selayaknya ada di garda paling depan untuk menjalankan organisasinya. Dalam konsep ini seorang pemimpin tidak hanya ada didepan untuk mengintruksikan. Tetapi didepan itu memberikan teladan, contoh yang baik terhadap para anggota

Kapan waktu yang pas untuk pemimpin itu didepan? Dalam hal ini dalam kondisi tim yang kurang stabil dan jalannya organisasi utamanya para anggota tim bahkan banyak program-program yang tidak berjalan, dalam keadaan kurang terkendali ini maka tugas pemimpin adalah mengambil alih dan memberikan contoh yang baik kepada anggota

Pemimpin di depan sangat berpengaruh terhadap arah gerak suatu organisasi karenanya visi misi dari suatu organisasi bergantung bagaimana seorang pemimpin itu mengendalikan organisasinya sewaktu konsep “Ing Ngarsa Sung Tuladha”  ini sedang diterapkan.

Ing Madya Mangun Karsa (ditengah memberikan

Motivasi merupakan senjata paling ampuh untuk memerikan senjata semagat kepada tim, karenanya untuk membangkitkan gairah pergerakan suatu organisasi pemimpin diharuskan ada ditengah-tengah tim ketika situasi dan kondisi organisasi berjalan sesuai dengan planing yang

Ketika organisasi berjalan dengan lancar maka pemimpin mundur dan berada di tengah-tengah. Dengan konsep ini pemimpin mendelegasikan kepeda anggota tim sesuai dengan tugas dan fungsinya. Maka pemimpin memberikan rasa aman, nyaman, terlindungi, untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Kemudian pemimpin berkata silahkan lanjutkan saya ada disini, jika ada masalah mari kita selesaikan.

Tut Wuri Handayani (di belakang memberi

Ada satu ilustrasi seorang atlit mundur satu langkah untuk melangkah lebih jauh, artinya ketika pemimpin ada dibelakang ketika situasi mulai banyak capaian banyak pujian, maka seorang pemimpin mudur di belakang untuk memberikan dorongan. Ketika banyak pujian dan capaian dalam organisasi maka pemimpin berkata ini adalah kerja tim saya, saya hanya memberikan

Pemimpin adalah seni mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu menggerakkan orang lain. Maka trilogi kihajar dewantara ini mampu dikaitkan dengan konsep kepemimpinan dalam suatu organisasi.

 

Pyt_kirom_medianarasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.