Aktivis Perempuan Pamekasan: Ulama Kok Menyebar Hoax, Kemana Lagi Masyarakat Mencari Panutan?

Medianarasi.com– Pamekasan. Penyebar kabar hoax terkait adanya 7 kontainer yang berada di kantor Bea Cukai Tanjung Priok, Jakarta Utara telah memasuki babak menyelidikan, setidaknya ada 2 yang sudah diamankan oleh Bareskrim Porli, dua orang tersebut berinisial HY dan LS keduanya sudah diamankan karena mereka diduga ikut serta dalam penyebaran di media sosial.

sebelum isu terkait adanya 7 kontainer yang berisi surat suara yang telah dicoblos pasangan nomer 1 meyebar di kalangan masyarakat, salah satu yang mengabarkan adanya 7 kontainer adalah Tengkuzulkarnain dan Wakil Sekretaris Jenderal Partai demokrat yang melakukan cuitan di akun Twitternya.

Linda Fitriyah Noer aktivis perempuan Pamekasan menyangkan sikap tengku Zulkarnain  yang telah menyebar kabar bohong kepada rakyat terkait, seharusnya beliau memberikan contoh yang baik kepada masyarakat karena beliau adalah ulama besar di Sumatra Utara, kalau seperti ini perbuatannya bagaimana sikap masyarakat nantinya, masyarakat akan kebingungan mencari panutan kalau seperti ini.

“sebagai ulama, seharusnya memberikan contoh baik kepada masyarakat, karena ulama merupakan menerus para nabi, nabi dikenal dengan sifat siddiq ulama sebagai penerus para nabi tidak layak bila menyebar kabar hoax karena nabi selalu jujur dan tidak bohong” imbuhnya

Dia berharap “masyarakat hari ini harus pintar memilih dan memilah terhadap kabar yang didapatkan jangan asal disebarkan atau dikonsumsi secara mentah, cari media pembanding agar tidak termakan kabar bohong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.